[poem] Penanda

Duhai, dinda kirana
Laksana kudu di musim semi

Senandung ini sagu hati
penanda pinangan di langkah kedua

Hasrat ini melangit
Kau buatku terlara-lara
Tak berat jika ku harus membayar pelayon
Bila tak jua kau kibarkan kimkha sebagai tanda jadi

Duhai, dinda kirana
Jiwaku langis mengenangmu
Kupasung namamu di langit-langit hati
Berharap pilihanmu jatuh padaku

Duhai, dinda kirana
Kintaka abadi
Sabitah hidupku

Menyerahlah pada inginku
Kan kuantarkan penomah
Penanda kau sebagai pengantinku


====================================================

note :

SAGU HATI : pemberian (tanda mata, hadiah, dsb) sbg hiburan (tanda penghargaan, kenang-kenangan, dsb)
KIRANA : cantik, jelita
KUDU : kuntum bunga
TERLARA-LARA : menangis sejadi-jadinya
PELAYON : denda jika melarikan anak perempuan orang
KIMKHA : sejenis kain sutra yang berbunga-bunga
LANGIS : punah
KINTAKA : arsip
SABITAH : bintang yg posisinya tetap di langit
PENOMAH : pemberian kpd bakal mertua dr pihak laki-laki

oiya semua kata ini bertanda ark yang maksudnya adalah…

ngutip dari WWW.YUKNULIS.COM, ark adalah singkatan dari arkais. arkais adalah kata yang sudah tidak lazim digunakan karena sudah punah. tapi kata2 ini sangat indonesia, sangat melayu karena tanpa jamahan produk asing.

moga bermanfaat ^^

About fitrigitacinta

perempuan yang jatuh cinta pada hujan.
This entry was posted in gerimis and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s