[poem] Teruntuk mu, di hati

 

Merumpun dahaga
Pada sekeping jiwa
Yang sekarat menanti bulan
Tumpah di pangkuan

 

Melenggang merana
Diterjang sang fana
Berlayar menuntun bintang
Jatuh di pelukan

 

Jerat jerat terkunci di bibirmu
Meranggas luruh napasku
Bertanya pada bisu
Apakah aku masih milikmu

 

Utuh…
Tak tersentuh…

 

Kuberharap
Masih bisa kucandai
Senyummu di ufuk biru
Meski kerap tergelincir
Aku tetap merindu
Pada helai anyelir
Yang kau sisipkan kemarin lusa
Di sela hangat jari jari kita yang menari

 

Meski mungkin telah kau nodai
Kelopaknya dengan tinta empedu
Hingga ia tak lagi indah
Aku menunggu
Denting berucap sepatah kata
Aku masih milikmu

 

Utuh…
Tak akan tersentuh…

 

Kecuali kamu

 

02 Okt 2011

About fitrigitacinta

perempuan yang jatuh cinta pada hujan.
This entry was posted in gerimis and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s